Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hyper-V

Ekspor dan Impor VM Hyper-V

Gambar
Assalamualaikum Wr.Wb Kali ini, saya akan menjelaskan tentang export dan impor.  Menggunakan fitur Export dan Impor, saat kalian ingin membuat mesin virtual baru dengan konfigurasi yang sama dengan mesin yang ada di Hyper-V. File mesin virtual yang diekspor disimpan di server, dan dapat digunakan kembali sebanyak waktu yang anda inginkan untuk membuat VM baru. Mesin menghasilkan SID baru saat mengimpor dari file mesin. Masa depan ini akan membantu kita mengkloning sejumlah mesin virtual tanpa konflik di jaringan yang sama. A. Ekspor Mesin Virtual dalam Hyper-V  1. Opsi Ekspor Menu. Sambungkan ke server Hyper-V, dari Hyper-v Manager, klik kanan pada mesin virtual anda dan pilih opsi ekspor. Dalam contoh ini, saya akan mengekspor mesin virtual Windows 10 dari server. 2. Tentukan jalur Ekspor. Tentuka path folder untuk mengekspor mesin virtual. Setelah memilih jalur folder, operasi ekspor akan dimulai. Note! : Anda dapat mengekspor mesin...

Installasi Mikrotik di Hyper-V

Gambar
Assalamualaikum Wr.Wb Saya akan menjelaskan tentang installasi Mikrotik di Hyper-V. Langsung saja berikut tutorialnya. 1. Buka Hyper-V kemudian buat mesin virtual baru, disini saya beri nama Mikrotik. 2. Pilih Generation 1, kemudian klik Next. 3. Ukuran memorynya 64 MB saja. Kemudian klik Next. 4. Kemudian pilih External . Klik Next 5. Kemudian letakkan path yang sudah kita buat, agar Drive C tidak penuh. Size nya 6 GB kemudian klik Next. 7. Klik Install an operating system from a bootable CD/DVD-ROOM kemudian klik file (.iso) lalu masukkan iso dari mikotik. 8. Kemudian klik Finish. 9.  Kemudian kita klik setting untuk mengatur jaringannya. 10. Kita klik network adapter kemudian kita klik Remove. 11. Kemudian klik Apply. 12. Klik hardware kemudian kita tambahkan Legacy Network Adapter kemudian klik Add untuk jaringan internet. 13. Klik BIOS klik IDE lalu klik Move Up . 14. Kalau ...

Konfigurasi Virtual Private Server

Gambar
Assalamualaikum Wr.Wb. VPS adalah sebutan Virtual Private Server (dalam bahasa indonesia, "Server Virtual Pribadi"). Basis sistem VPS adalah teknologi virtualisasi, yaitu teknologi yang memogram kapasitas satu server fisik menjadi infrastruktur hosting penyuplai beberapa server virtual sekaligus. Meski saling berbagi dalam hal penggunaan hardware server, setiap server virtual dalam VPS bekerja mandiri dengan sistem operasi dan software terpisah. Jenis ini terbilang sebuah solusi bagi pengguna yang mencari fasilitas dan spesifikasi hosting melalui tipe shared hosting, namun dengan harga relatif terjangkau. Fungsi VPS : SSH Tunneling berfungsi hampir sama dengan VPN yaitu mengubah IP menjadi IP VPS tersebut. VPN atau Virtual Private Network berfungsi mirip seperti SSH Tunneling, yaitu mengubah IP karena konten akan melewati VPS terlebih dahulu sebelum mengirim ke ISP, lalu ke komputer kita. VPS dapat difungsikan menjadi tempat menyimpan web (Web Hosting). Sehin...